Rm. Robertus Budiharyana, Pr. Dilantik Menjadi Vikaris Episkopal Surakarta

[dropcap]K[/dropcap]omsos-GMK. Pada hari Rabu, 30 Mei 2018, romo kepala Paroki Marganingsih Kalasan yakni Rm. Robertus Budiharyana Pr, secara resmi dilantik menjadi Vikaris Episkopal (vikep) Surakarta oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko. Acara pelantikan berlangsung di Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari, Semarang. Acara pelantikan ini  juga berbarengan dengan pelantikan Rm. Yohanes Rasul Edy Purwanto Pr selaku Vikaris Jendral (vikjen) Keuskupan Agung Semarang yang baru. Selain Rm Budi,  Mgr Rubi juga melantik 4 Vikep baru dan Pastor Paroki Katedral. Berikut ini adalah nama-nama romo yang dilantik pada hari Rabu, 30 Mei 2018.

  • Rm. Yohanes Rasul Edy Purwanto Pr, Vikaris Jendral Keuskupan Agung Semarang
  • Rm. Antonius Budi Wihandono Pr, Vikaris Episkopal Semarang
  • Rm. Alexius Dwi Aryanto Pr, Vikaris Episkopal Kedu
  • Rm. Adrianus Maradiyo Pr, Vikaris Episkopal Yogyakarta
  • Rm. Yohanes Dwi Harsanto Pr, Vikaris Episkopal Kategorial
  • Rm. Herman Yoseph Singgih Sutoro Pr, Pastor Paroki Katedral

Dalam kesempatan tersebut Rm Ambrosius W. Wingyasumantara, Pr. dan beberapa tokoh gereja dari Kalasan turut menjadi saksi pelantikan Rm Budi menjadi vikep Surakarta di Semarang. Di antara yang turut hadir adalah Bernardus Purnama (Sekr DPH), Robertus Edy Sukamto (Sekrt II), Agustinus Eko Yunianto (Bendahara II), Brigitta Yanulia Wulandari (Bendahara III), Yefta Patricia Harry Yudha (Kabid Liturgi), FB Prasetya Ajisasama (Kabid Rumah Tangga), dan YK Didik Lukito (Timja Pengembangan).

Sementara itu dalam kotbahnya, Mgr Rubi menekankan hakekat dasar pelayanan. “Tidak ada satu pun yang minta. Tetapi ini merupakan perutusan dari Tuhan sendiri. Allah yang memilih,” katanya berapi-api. “Ketika ditawari pun, tidak ada yang menolak. Ini menunjukkan betapa para Rama ini demikian bersemangat dalam karya pelayanan Gereja, khususnya di Keuskupan Agung Semarang ini,” tegasnya.

Ketika diminta tanggapannya atas pelantikan Rm Budi sebagai Vikep Surakarta,  YP Harry Yudha merasa sangat terkesan dengan kesungguhan dan kesanggupan para romo yang diberi tugas baru karena pastilah tugas tersebut tidak mudah dan penuh tantangan. Aura itu terasa saat para romo mengucapkan kesanggupan dan janjinya di depan Tuhan, uskup dan umat yang hadir. Harry Yudha juga mengatakan bahwa dirinya semakin yakin bahwa tugas perutusan itu datang dari Tuhan sendiri sebagai wujud penyempurnaan karya cinta-Nya kepada manusia.

“Saya senang Rm Budi tidak pernah terlihat letih melayani dan menjadikan umat Kalasan semakin pintar terutama dalam bidang liturgi. Terima kasih dan proficiat untuk Rm Budi,” tulis Harry Yudha dalam pesan WAnya kepada Komsos.

Sementara itu Brigitta Yanulia Wulandari juga merasa terharu dan bangga atas dilantiknya Rm Budi sebagai Vikep Surakarta. Di sisi lain, ia juga merasa sedih karena Rm Budi sebentar lagi akan meninggalkan Paroki Kalasan.  Menurut Yanulia Wulandari   banyak kenangan, karya, dan kebijakan Romo Budi yang hebat dan berhasil membawa perubahan besar di Paroki Kalasan terutama di bidang liturgi.

Dherek bingah Rm Budi dan selamat berkarya untuk tugas pelayanan baru sebagai Vikep Surakarta. Tentu banyak tantangan di tempat yg baru tetapi kami percaya bersama Tuhan Yesus pasti akan mendampingi Rm Budi untuk berkarya dengan baik,” kata Yanulia Wulandari.

Harapan serupa disampaikan oleh Bernardus Purnama (Sekretaris DPH). Dia berharap Rm Budi tetap bersemangat bertugas di kevikepan Surakarta sebagaimana pelayanan penuh semangat yang ditunjukkan Rm Budi di Gereja Marganingsih Kalasan (GMK). Selama ini Rm Budi berhasil membenahi segala lini yang masih terdapat banyak kekurangan sehingga GMK bisa kembali “on the right track” terutama dalam pengelolaan penggembalaan umat, tata liturgi, tata kelola keuangan, dsb.

Kevikepan Surakarta pasti wilayah yang jauh lebih luas dan tantangannya sangat kompleks. Namun Bernardus Purnama yakin Romo Budi pasti bisa menjalankannya dengan baik karena Rm Budi dikenal memiliki kepribadian yang tangguh, kuat dan tegar.

“Salam hormat kami untuk Rm Budi. Jejak rekam Rm Budi di Kalasan akan kami kenang dan jalankan. All The Best buat guru dan penuntun kami Rm Budi. Selamat berkarya dan tetap setia di ladang penggembalaan yang baru,” harap Bernardus Purnama dengan nada mantap.

Sementara itu YK Didik Lukito dari Timja Pengembangan (Litbang) mengungkapkan kesan bahwa sejak awal mengenal Romo Budi, dia melihat kemampuan analitis Rm Budi yang di atas rata-rata. Dia juga melihat bahwa Rm Budi senantiasa berusaha mengembalikan tata pengembalaan sesuai ajaran Gereja. Talenta ini nantinya pasti sangat membantu beliau dalam menjalankan tugas sebagai Vikep Surakarta. Dia percaya bahwa talenta dan kharisma Rm Budi akan mewarnai tata penggembalaan (reksa patoral) di kevikepan Surakarta menuju Peradaban Kasih.

“Kepada Rm Budi saya ingin mengucapkan “Dominus Te Cum (Tuhan ada sertamu) Terimakasih atas pelayanan sebagai seorang gembala yang baik dan sebagai sahabat yang karib. Terimakasih dan selamat melayani di tempat baru. Sekiranya belas kasih dan kemurahan hati Allah senantiasa melimpah bagi Rm Budi,” ucap YK Didik Lukito.

Berfoto bersama Rm Dadang yang mulai 10 Juni 2018 bertugas di GMK

Segenap umat Kalasan mengaturkan selamat atas dilantikannya Rm. Robertus Budiharyana, Pr. sebagai Vikep Surakarta oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko. Kami turut bahagia dan bangga.

Catatan: Foto-foto kiriman dari Rm Budi, sumber tulisan website komsos KAS.

 

 

 

 

 

 

 

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *