Misa Pembukaan Bulan Maria di Stasi Maguwo

KOMSOS-GMK. Di Gereja Santa Maria Bunda Allah Stasi Maguwo, pada tanggal 30 April 2018 dilaksanakan misa pembukaan Bulan Maria sekaligus Bulan Katekese Lliturgi. Bulan Katekese Liturgi sendiri sudah menjadi tradisi umat katolik pada setiap bulan Mei selama 20 tahun. Sebelum dimulai Misa pembukaan Bulan Maria dan Bulan Katekese Liturgi ini, diawali dengan doa Rosario 30 menit dan kemudian dilanjutkan dengan litani. Misa ini dipersembahkan oleh Romo Ambrosius Wagiman Wignyasumantara, Pr yang sering disapa Romo Wignya.

Dalam khotbahnya Romo Wignya menyampaikan dan berharap teguh agar roh spiritualitas yang menggerakan benar- benar dapat menghidupkan spiritualitas kita masing-masing.

“Spiritualitas Bunda Maria Allah ada dalam diri kita, sebab Bunda Maria Allah ini juga merupakan nama pelindung bagi Gereja kita tercinta ini di Stasi Maguwo,” ungkap Rm Wignya.

Kita bersama ini adalah Roh Allah. Maka sungguh baik jika kita berjuang untuk bisa dekat dengan Bunda Maria dan meneladan Bunda Maria Allah. Membangun suatu gereja bukan semata- mata karena uang saja tetapi karena kepercayaan dan guyub yang dibangun terlebih dahulu agar tidak rasa saling curiga.

Kita bersyukur karena betapa banyak teladan Maria yang dapat kita renungkan dan kita laksanakan dalam kehidupan kita sehari- hari yaitu semangat roh spiritualitas untuk melayani tergerak dalam karya agung keselamatan Tuhan. Kalau ada roh yang diperjuangkan tanpa mengeluh itu semua karena Bunda Maria siap menjadi Pengantara Juru Selamat bagi umat Tuhan. Dalam bacaan pertama Paulus sudah menunjukkan bentuk pelayanan tersebut.

Selain menjelaskan tentang Bulan Maria, Rm Wignya juga menerangkan tentang Bulan Katekese Liturgi. Maka nanti tradisi pembukaan dan penutupan Bulan Maria bisa dilaksanakan tanpa harus menunggu perintah dari Romo Paroki dan bila memungkinkan bisa dilakukan di depan patung Bunda Maria yang berada di depan Gereja Stasi Maguwo. Diharapkan iman kita ini “basah” bukan yang kering. Ketika mengakhiri khotbahnya, Rm Wignya menyampaikan agar setiap umat memiliki semangat untuk melayani dan kita dapat dijernihkan dalam pikiran dan hati kita.

Banyak jiwa yang seharusnya tidak pantas; telah berada di Surga berkat doa rosario. (St Thomas Aquinas)

Catatan: Foto dan liputan oleh Monica Aurelia

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *