Pendidikan Iman bagi Anak-anak dan Orang Muda Katolik

Pendidikan iman

Renungan Bulan Maria dan Bulan Katakese Liturgi 2018 – Hari ke – 2

-Renungan-
Pendidikan Iman bagi Anak-anak dan Orang Muda Katolik

Di sebuah rumah makan yang ramai dengan pengunjung, sebuah keluarga yang terdiri atas bapak, ibu, dan ketiga anaknya yang masih sekolah di SMA, SMP, dan SD, berdoa bersama dengan khidmat secara Katolik, dengan membuat tanda salib.

Tampak anak terkecil yang masih kelas V SD memimpin doa tersebut. Suara anak bungsu itu tidak keras tetapi cukup didengar oleh seluruh anggota keluarga itu, di tengah keramaian orang-orang yang sedang makan dan memesan makanan.

Pendidikan iman

Keberanian untuk tetap berdoa secara Katolik di tempat publik seperti itu dihidupi dan dipraktikkan oleh banyak keluarga Katolik. Keberanian semacam itu tidak dapat muncul begitu saja, karena tidak sedikit orang Katolik yang takut untuk menunjukkan imannya di tengah kerumunan umum.

Yang pasti, keluarga Katolik seperti contoh di atas telah menanamkan pendidikan iman yang baik dalam keluarga, yaitu untuk anak-anak dan kaum mudanya.

Dalam katekese, pada saat umat beraudiensi di Roma tanggal 20 Mei 2015, Paus Fransiskus mengatakan bahwa pendidikan keluarga yang baik merupakan tulang punggung masyarakat yang sehat. Paus Fransiskus berdoa dengan ucapan: “Semoga Tuhan memberikan kepada keluarga-keluarga Kristen iman, kebebasan, dan keberanian yang diperlukan untuk perutusan mereka”.

Pantas kita renungkan bersama: bukankah pembicaraan tentang masalah iman kristiani atau hal-hal yang mencakup hidup rohani amat jarang terjadi di antara anggota keluarga kita? Apabila kita sendiri merasa awam dalam bidang iman dan hidup rohani, perlulah sekurang-kurangnya kita mempraktikkan kebiasaan doa, membaca Kitab Suci dan renungan-renungan bermutu, atau pun hadir dalam kegiatankegiatan di gereja yang memberikan pendalaman iman dan doa.

Praktik hidup yang penuh iman dari orang tua jelas merupakan bentuk pendidikan iman yang paling mendasar dan mengena bagi anak-anak kita.

Rm. R. Budiharyana, Pr.

ROMO VIKEP SURAKARTA

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *