Keluarga Katolik dan Masyarakat

BKL 2018 - Keluarga katholik dan masyarakat

Renungan Bulan Maria dan Bulan Kitab suci Liturgi 2018 – Hari ke-1

-Merenungkan-
Keluarga Katolik dan Masyarakat

Keluarga Bapak Ignatius Joyo termasuk istimewa. Pak Joyo aktif di masyarakat karena ia menjabat sebagai Ketua RW, sementara istrinya, Ibu Petra, aktif di lingkungan Gereja dengan menjadi Ketua Lingkungan. Sayangnya, dua anak mereka kurang terlibat aktif di masyarakat maupun Gereja.

Mereka lebih fokus pada sekolah saja. Dari pagi sampai sore sekolah, dan sore sampai malam mengikuti les. Tetapi satu hal yang menarik: keluarga ini selalu menyempatkan diri untuk berdoa bersama empat kali seminggu, yaitu pada: hari Senin, Selasa, Kamis, dan Minggu malam. Mereka berdoa selama 10 menit saja pada pukul 21.00.

Sementara, pada hari Rabu, Jumat, dan Sabtu malam, umumnya ada kegiatan di masyarakat dan Gereja. Untuk urusan Misa, mereka sangat rajin mengikuti Misa hari Minggu; bahkan Pak Joyo dan Bu Petra sering hadir pula pada Misa harian di gereja Paroki yang tidak jauh.

Inilah salah satu contoh keluarga Katolik yang berusaha menghidupi dan menghayati imannya kepada Kristus dalam
kehidupan Gereja dan masyarakat. Keluarga ini memang belum sempurna karena anak-anaknya belum ikut aktif, akan tetapi teladan orang tua tentu akan membekas pada benak mereka. Semoga suatu hari nanti, mereka pun akan
mengikuti jejak orang tuanya.

Keluarga Pak Joyo-Bu Petra telah mengikuti apa yang disampaikan oleh para Bapa Konsili Vatikan II: “Liturgi merupakan upaya yang sangat membantu kaum beriman untuk dengan penghayatan mengungkapkan misteri Kristus serta hakikat asli Gereja yang sejati, serta memperlihatkan kepada orang-orang lain, yakni bahwa Gereja
bersifat sekaligus manusiawi dan ilahi, kelihatan namun penuh kenyataan yang tak kelihatan, penuh semangat dalam kegiatan, namun meluangkan waktu juga untuk kontemplasi, hadir di dunia namun sebagai musafr” (SC 1).

Melalui keluarga Katolik, Gereja dihadirkan di masyarakat. Dan melalui kesaksian hidup yang baik dari orang tua, anak-anak, dan kaum muda dilatih dan dididik untuk memiliki semangat yang penuh iman, inklusif, dan
berbelarasa.

BKL 2018 - Keluarga katholik dan masyarakat

Rm. R. Budiharyana, Pr.

ROMO VIKEP SURAKARTA

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *