23 Pasutri Menghadiri Peneguhan Janji Pernikahan

Komsos-GMK. Di dalam gereja GMK pada perayaan ekaristi kedua, Minggu, 24 September 2017, tampak ada suasana yang berbeda di baris depan bangku-bangku gereja. Beberapa pasang suami-istri nampak mengenakan seragam batik dengan wajah-wajah yang lebih berbahagia dari biasanya. Ternyata pada hari itu akan diselenggarakan perayaan ekaristi sekaligus peneguhan janji pernikahan yang diikuti oleh 23 pasutri. Menurut penuturan Ign. Supomo, koordinator Tk. Pendampingan Keluarga GMK, acara peneguhan janji pernikahan ini diselenggarakan setiap 3 bulan sekali dan direncanakan tahun depan akan disenggarakan setiap 2 bulan sekali agar bisa menampung lebih banyak pasutri.

Pada awal sambutannya sebelum perayaan ekaristi, FX Juarto menyebutkan bahwa pernikahan adalah sebuah komitmen dua pribadi untuk hidup dengan setia dalam suka dan duka, dalam untung dan malang. Acara peneguhan janji pernikahan dimaksudkan agar dalam segala kelemahan manusia, Allah berkenan memberikan kekuatan agar para pasutri terus mampu merawat komitmen bersama dalam membangun keluarga sebagaimana dikehendaki oleh Allah.

Perayaan ekaristi dipimpin oleh Rm. Ambrosius Wagiman Wignyasumantara Pr dan didukung oleh koor PIR Wilayah 1 Teodosius. Dalam homilinya Rm Wignya  mengharapkan umat untuk mendukung harapan pasutri dengan doa-doa agar berkat melimpah diberikan Tuhan kepada ke-23 pasutri. Tujuan hidup berkeluarga adalah “berkembang biak”, namun tidak hanya bertujuan menghasilkan keturunan. Yang lebih penting adalah berkembang biak dalam hal kualitas hidup. Maka diharapkan pasutri harus saling melengkapi agar kian dimampukan menjadi pribadi yang semakin berkualitas dalam iman dan mau terlibat dalam karya agung keselamatan Tuhan.

Sementara itu kepada Komsos-GMK, Ign. Supomo menjelaskan bahwa dengan pembaharuan janji pernikahan ini kita semua dan khususnya ke-23 pasutri diingatkan kembali sewaktu mereka menerima sakramen perkawinan dulu “Saya akan mencintai engkau seumur hidup baik dalam untung dan malang, di waktu sehat maupun sakit dan berjanji untuk mendidik anak-anak yang dipercayakan Tuhan secara katolik dll.” Kita semua berharap janji pernikahan ini tidak akan pernah luntur sampai kapan pun selama kita masih diberi kehidupan. Keluarga sering disebut sebagai gereja kecil. Keluarga Katolik diharapkan menjadi tempat bersemayam Tuhan. Oleh karena itu, keluarga Katolik hendaknya bisa hidup seturut dengan ajaran Yesus, sang juru selamat kita, dan juga mengikuti teladan hidup keluarga kudus di Nasaret.

Pasutri sudah menerima sakramen perkawinan. Maka hendaknya mereka menghormati sakramen itu  sekaligus terus mampu menjalankan panggilan hidup berkeluarga dengan penuh rasa syukur sebagaimana juga panggilan hidup lain sebagai biarawan-biarawati (romo, bruder, suster) dan semua saja yang melayani Tuhan.

“Merayakan HUP ini tentu saja tidak sekedar seremonial namun semestinya dimaknai sebagai cara kita merawat panggilan Tuhan agar kehidupan berkeluarga semakin berkenan di hadapan Tuhan,” kata Ign Supomo, koordinator Tk. Pendampingan Keluarga GMK kepada komsos-GMK.

Berbicara tentang keluarga lalu kita teringat dengan apa yang disampaikan Paus Fransiskus.

“Sukacita sejati berasal dari sebuah keharmonisan yang mendalam antara pribadi-pribadi, sesuatu yang kita semua rasakan dalam hati kita dan yang membuat kita mengalami keindahan dari kebersamaan, dari saling mendukung sepanjang perjalanan hidup. Tapi dasar dari perasaan sukacita yang mendalam ini adalah kehadiran Allah, kehadiran Allah dalam keluarga dan kasih-Nya, yang menyambut, penuh belas kasihan, dan menghargai terhadap semua. Para keluarga terkasih, selalulah hidup dalam iman dan kesederhanaan, seperti Keluarga Kudus Nazareth! Sukacita dan damai Tuhan selalu bersama kalian!” (Paus Fransiskus)

Proviciat kepada ke-23 pasutri. Tuhan memberkati dan menyertai keluarga Anda semua.

 

 

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *