Siswa Kelas 6 SD Se-Sleman Timur Mengikuti Misa Persiapan Ujian

KOMSOS-GMK. Dalam rangka mengadapi ujian sekolah dan ujian nasional yang akan dilaksanakan, seluruh siswa-siswi kelas 6 Sekolah Dasar, Komunitas Sekolah Katolik atau yang biasa disebut dengan KSK se-Sleman Timur mengadakan misa bersama yang dilaksanakan pada hari Kamis, 26 April 2018 bertempat di Gereja Marganingsih Kalasan.

Misa dimulai pada pukul 17.00 WIB dan dipimpin oleh Romo Ambrosius Wagiman Wignyasumantara Pr. Kali ini misa diiringi oleh Paduan Suara dari SD Kanisius Totogan. Misa diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 6 SD se-Sleman Timur yang terdiri atas 7 Sekolah Dasar, yakni SD Kanisius Kalasan, SD Kanisius Totogan, SD Kanisius Sengkan, SD Kanisius Kadirojo, SD Kanisius Demangan Baru, SD Kanisius Condong Catur, serta SD Kanisius Babadan, dan didampingi oleh orang tua serta bapak/ibu guru dan karyawan.

Bacaan injil pada Misa ini diambil dari Matius 25:14-25 yang mengupas perumpamaan tentang talenta. Dalam homilinya, Romo Wignya memulai dengan bertanya “Kapan pertama kali sistem kelulusan menggunakan patokan NEM?“ Kemudian umat menjawab “tahun 1985” dan tepat jawaban daripada umat. Ternyata tahun 1985 merupakan tahun dimana Romo Wignya juga mengalami sistem kelulusan menggunakan NEM.

Romo juga bercerita sedikit mengenai pengalamannya ketika ingin melaksanakan Ujian Nasional, Romo bercerita “saking takutnya saya menghadapi ujian nasional, saya sampai belajar di makam/kuburan, supaya tidak diganggu oleh adik-adik saya yang masih kecil”. Kisah pengalaman Rm Wignya ini membuat para umat yang mendengarkan tertawa geli sekaligus “ngeri” tapi itulah yang terjadi. Dan benar saja, hasil tidak mengkhianati usaha dari Romo Wignya karena pada akhirnya Romo Wignya mendapatkan nilai matematika terbaik se-kabupaten Bantul pada saat itu. Pengalaman Rm Wignya ini diharapkan dapat motivasi siswa-siswi yang akan melaksanakan ujian agar pantang menyerah dan rajin belajar.

Di akhir homilinya, Rm Wignya berpesan kepada para siswa-siswi yang akan melaksanakan ujian agar berjuang dan berjuang, berdoa dan berdoa, karena usaha tanpa doa tidak ada hasilnya, begitu pula sebaliknya. Tak lupa para siswa juga diajak untuk selalu menjaga kesehatan, dan tidak usah memegang HP untuk sementara waktu, serta mengurangi nonton televisi dan berkonsenterasi penuh pada ujian. Romo juga berpesan, “Jangan takut, Roh Tuhan senantiasa ada padaku” seperti yang tertulis pada injil Lukas.

Misa ditutup dengan berkat penutup dan percikan air suci untuk memberkati siswa-siswi yang akan menempuh ujian.  Seusai misa dalam rangka memohon berkat Tuhan untuk  mengadapi ujian sekolah dan ujian nasional dilanjutkan dengan sesi foto bersama Romo Wignya.

 

“Tujuan diadakan misa (KSK Sleman Timur yang terdiri dari 7 sekolah) yang merupakan misa ke-4 kalinya ini bertujuan untuk memberi bekal rohani kepada para siswa dalam menghadapi ujian. Sebelumnya sudah diadakan kegiatan rohani lainnya seperti rekoleksi dan ziarah. Misa diikuti anak-anak yang akan mengikuti ujian, didampingi orang tua serta para guru dan karyawan. Harapan terhadap anak-anak yang akan menempuh ujian adalah agar mereka berhasil mendapatkan nilai baik dan tidak hanya sekedar lulus saja, tetapi juga lulus dengan prestasi dan karakter yang baik,” ungkap Yohanes Haryanto dalam wawancara seusai misa.

Tak lupa para siswa-siswi meminta doa restu kepada orang tua dan bapak/ibu guru dengan berlutut.  Orang tua serta bapak/ibu guru kemudian menumpangkan tangan dipundak anak-anak serta berdoa dan memberi restu kepada anak-anaknya.

Semoga para siswa sukses dalam menembuh ujian dan hasilnya membanggakan bagi orangtua, para guru dan Allah Sang Maha Guru.

 

Catatan: Tulisan dari Metta, foto dari Monica

 

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *