Kegiatan  Komuni Pertama: Kunjungan ke Biara Suster CB Gejayan

Pagi itu pada Senin, 11 Maret 2024, senyum cerah menyinari Biara Suster CB Gejayan saat kedatangan tamu istimewa, sahabat-sahabat kecil calon penerima Komuni Pertama Gereja Maria Marganingsih Kalasan tahun 2024. Sebanyak 120 anak tiba dengan penuh semangat dari berbagai pendampingan gereja di sekitar Kalasan.

Mereka didampingi oleh para pendamping yang penuh dedikasi, seperti Bu Rita dan Bu Yuli dari gereja Berbah, Bu Yani, Pak Prima, dan Bu Seno dari wilayah Theodosius, Pak Wisnu dari St. Maria, Bu  Mun dari gereja Maguwo, serta tim inisiasi Bu Yayuk, Bu Lisa, dan Bu Candra dari gereja Kalasan bersama St Yusuf Kalbar.

Wajah-wajah ceria anak-anak ini bersama dengan para katekis dan tiga suster muda, yaitu suster Silveriana CB, suster Thres, suster Yosita, dan tiga postulan asal Vietnam, memberikan warna kebahagiaan di Biara Suster CB. Suasana semakin hidup dengan tawa riang anak-anak saat suster Thres mencoba berkomunikasi dalam bahasa Vietnam. “Bạn có khỏe không?” tanya suster Thres, dijawab dengan antusias oleh anak-anak, menyatukan mereka dalam keceriaan.

Kegiatan keliling ke Museum Suster CB, Hosti Bakery, dan makam suster CB menjadi puncak kebersamaan. Anak-anak dibagi dalam tiga kelompok, masing-masing berwarna orange, biru, dan hijau, didampingi oleh dua suster setiap kelompok. Museum Suster CB menjadi saksi bisu sejarah awal kongregasi ini berdiri. Manekin Santo Carolus Boromeus, pendiri CB, dan diorama desa tempat tinggal Santa Elisabet memberikan gambaran hidup spiritualitas biara. Anak-anak diajak untuk melihat peti pengiriman obat pada masa perang kemerdekaan, radio kuno, serta koleksi foto masa lampau.

Hosti Bakery mengajarkan anak-anak tentang tubuh dan darah Kristus, serta proses pembuatan Hosti yang tak beragi. Mereka memasuki tahap-tahap pembuatan Hosti, menyadari pentingnya setiap langkah untuk mendapatkan hasil yang berkualitas.Perjalanan dilanjutkan ke makam suster CB, tempat yang sarat makna dan doa. Di sekitar makam, para novis dan postulant melakukan jalan salib setiap Jumat, sambil memanjatkan doa di perhentian 14 patung pieta.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen belajar dan berbagi pengetahuan keagamaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang mengikat hubungan antara anak-anak, pendamping, dan para suster. Semangat kebersamaan dan keceriaan anak-anak memperkaya nuansa rohaniah di Biara Suster CB Gejayan, menciptakan kenangan tak terlupakan dalam perjalanan spiritual mereka.

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *