Anak-anak Macan Prayak Menyambut Hari Anak Misioner 2019

Mengapa Peringatan Hari Anak Misioner 2019 di Paroki Tyas Dalem Gusti Yesus Macanan diperingati dengan aneka macam lomba?

Rama Lambertus Issri Purnomo Murtyanto, Pr memberikan penjelasan: “Lomba itu sarana bagi anak-anak untuk srawung dengan teman-teman seiman yang sebaya dengan mereka. Lomba itu juga sarana untuk bergembira sebagai anak-anak Tuhan. Lomba yang diikuti anak-anak ini juga bisa mengembangkan bakat dan untuk melatih keberanian.”


Anak-anak memang kemudian memaknai ungkapan Romo Issri itu dengan satu kata: bergembira! Mereka bergembira bersama. Mereka bergembira bermain bersama. Mereka bergembira melatih keberanian. Mereka bergembira mengembangkan bakat. Dan mereka bergembira menjadi anak-anak misoner yang diandalkan Gereja sebagai anak-anak Tuhan.

Lomba dimulai pada pukul 10.00. Lomba yang diadakan adalah lomba mewarnai tingkat TK/PAUD, lomba mewarnai tingkat SD, lomba membuat kartu natal, lomba menghias pohon natal, lomba membuat goa natal, lomba menyanyi untuk PAUD/TK, lomba menyanyi untuk klas 1-3 SD, dan lomba menyanyi untuk klas 4-6 SD.

Acara lomba dibuka oleh Luidwina Rindang (Wina) dari Lingkungan Santa Maria, Mutihan, Macanan dan Daniel Johannes Lintang (Daniel) dari Lingkungan Yustinus, Tlogo, Prambanan yang membantu sebagai MC.


Lomba mewarnai diadakan di ruang rapat. Mereka siap dengan semua peralatannya. Dan semua duduk di atas tikar yang sudah disediakan. Peserta lomba membuat kartu natal bersiap di ruang PAUD. Peserta lomba diberi waktu 90 menit. Kedua lomba ini dimulai sekitar pukul 10.22. Di luar dugaan, perserta lomba masih terus berdatangan meski acara sudah dimulai. Tak sungkan dan terlihat akrab, mereka langsung bergabung dengan peserta lainnya.

Lomba menghias pohon natal di ruang PAUD dan lomba membuat goa natal di bawah pohon beringin di halaman parkir gereja dimulai kemudian. Total ada 9 kelompok peserta lomba menghias pohon natal. Dan 4 kelompok peserta lomba membuat goa natal. Semua bahan lomba disediakan oleh panitia. Adapun bahan lomba adalah hasil bongkaran goa natal di gereja. Dengan demikian semua juga berlatih untuk memanfaatkan bahan yang sudah ada.


Cuara hari itu terasa sangat panas. Meskipun langit terlihat redup. Lomba yang belum dilaksanakan adalah lomba menyanyi. Peserta yang hadir cukup banyak. Ada 15 anak. Daniel tetap bertahan dan memandu acara meskipun rumahnya jauh di Prambanan.

Selama Panitia memutuskan pemenang, acara diisi dengan tampilan tarian tunggal oleh Veronica Bunga Kalvari, dari Lingkungan Brayat Nazareth, Madubaru, Macanan. Tidak tahan melihat Vero yang asyik menari sendirian, Daniel tergelitik untuk ikut menari. Hasilnya, paduan Vero dan Daniel cukup menghibur para peserta lomba. Sambil sabar menunggu hasil akhir perlombaan diumumkan.

Semua anak peserta lomba juga diajak menyanyi terjun ke panggung kemudian. Mereka bersama-sama mulai menyanyi dan menari diiringi musik dangdut. Wajah anak-anak terlihat begitu ceria. Meski lelah menunggu. Dan mendung juga semakin menggantung. Nampaknya semua bersepakat bertahan sampai pengumuman peserta lomba.
Hujan yang mulai turun tidak menjadi penghalang. Mereka untuk bergembira sampai seluruh lomba selesai dan dimumumkan pemenangnya. Semua pemenang dan panitia berfoto bersama dalam suasana penuh ceria. Kegembiraan mereka tidak juga dihalangi oleh hujan yang mulai menderas.


Minggu, 6 Januari 2019 dieringati sebagai hari Epifani, Hari Raya Penampakan Tuhan. Hari itu juga ditetapkan sebagai Hari Anak Misioner Sedunia. Acara yang begitu seru juga menandai jejak langkah pertama dalam menyambut hari anak misioner sebagai Paroki Administratif.

 

Peserta lomba hadir dari seluruh wilayah paroki. Mulai dari wilayah Prambanan di ujung Timur Utara, Wilayah Macanan I, Wilayah Macanan II, Wilayah Macanan III sampai Wilayah Payak di ujung Selatan Barat.
Seluruh rangkaian acara hari itu dimulai dengan Perayaan Ekaristi Kudus di gereja Macanan yang dipimpin oleh Rama Issri.

Hari Raya Penampakan Tuhan memberikan tanda bahwa kehadiran Tuhan Yesus ke dunia itu untuk keselamatan segala bangsa. Bukan hanya untuk satu bangsa. Tiga orang majus dari Timur itu menjadi buktinya. Agar hal itu diketahui oleh lebih banyak bangsa, maka perlu adanya pewartaan injil/ kabar sukacita atas kehadiran Tuhan. Pewartaan kabar sukacita ini adalah misi utama Gereja dan menjadi tanggung-jawab semua anggota termasuk anak dan remaja.

Hari Raya Penampakan Tuhan juga ditetapkan sebagai hari anak missioner bertujuan untuk mengajak anak dan remaja untuk ikut dalam gerakan misi Gereja yang telah dicontohkan oleh kanak-kanak Yesus. Tentunya, sebelumnya anak dan remaja ini harus dipersiapkan. Dan orangtualah yang bertanggung jawab dab menjadi pembimbing utama.

Mewartakan kabar gembira Injil berarti memperkenalkan Tuhan Yesus kepada semua orang. Anak-anak harus lebih dahulu mengenal Tuhan Yesus secara mendalam. Dan perayaan Ekaristi menjadi sumber utama untuk menumbuhkan semangat dan mengalami Tuhan Yesus.

Orang tua wajib melatih, mendampingi anak untuk terbiasa mengikuti perayaan ekaristi dengan baik. Selama ekaristi, hal yang paling ideal adalah anak bersama dengan orangtuanya. Tidak justru dipisahkan. Maka perlu dilihat dan dipikirkan lagi model pendampingan anak yang selama ini yang memisahkan mereka dari orangtuanya.

Sebelum berkat penutup diberikan, ada tampilan dari Anak-anak Macan Prayak yang rajin berlatih menyanyi dan menari bersama Anastasia Heriaswari Tri Astuti (Angki) dari Lingkungan Brayat Nazareth, Madubaru, Macanan.


Ketika ditanyakan mengapa anak-anak beberapa kali diminta tampil di akhir misa, Rama Issri menjawab, “Itu adalah sapaan kepada anak-anak. Agar mereka bergembira menjadi anak Tuhan. Menjadi anggota Gereja.”

*Liputan: Immaculata Is

Adrian Diarto

Meskipun apa adanya, pengalaman selalu menghamparkan harta karun untuk dikagumi. Pun bila tampak kecil dan sederhana. Atau bahkan biasa-biasa saja. Banyak menulis tentang hal sehari-hari yang sering terabaikan dan berlalu begitu saja.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *