Triduum calon penerima sakramen penguatan

KOMSOS-GMMK. Memasuki minggu terakhir sebelum penerimaan sakramen Penguatan/Krisma (10-09-2023) para calon penerima sakramen Krisma dari Paroki Maria Marganingsih Kalasan yang berjumlah sebanyak 329 orang mengikuti Triduum yang dilaksanakan pada tanggal 04-06 September 2023 bertempat di gedung Gereja Maria Marganingsih Kalasan.

Tujuan dari kegiatan Triduum adalah untuk mempersiapkan dan membangun kembali semangat para calon penerima Sakramen Krisma sebagai putra dan putri Gereja yang akan siap diutus sebagai saksi Kristus di tengah dunia.  Selama masa Triduum ini, para calon penerima sakramen Krisma juga akan melakukan pengakuan dosa sebagai bentuk dari semangat mereka meninggalkan “kedagingan” (dosa) dan berjalan dalam terang bersama Roh Kudus. Kegiatan Triduum ini dipandu oleh frater dan suster dari beberapa komunitas religius.

Hari Pertama: Senin, 04 September 2023

Pemandu : Frater-Frater Komunitas Oblat Maria Imakulata (OMI)

Pada triduum hari yang pertama, para calon penerima sakramen Krisma diberi pemahaman tentang karunia-karunia Roh Kudus yang melekat dalam diri mereka. Dengan memahami karunia-karunia Roh Kudus ini, mereka diharapkan mampu menjadi pribadi-pribadi yang selalu mengandalkan Allah dan hidup berdasarkan kehendak Allah dalam bimbingan Roh Kudus. Selain tentang karunia-karunia Roh Kudus,  para pemadu juga menjelaskan sekaligus mengajak para calon sakramen Krisma tentang peran dan tugas setiap orang kristiani sebagai Imam, Nabi dan Raja dalam kehidupannya di tengah keluarga, lingkungan dan Masyarakat.

Hari Kedua, 05 September 2023

Pemandu : Komunitas Suster-Suster Santo Paulus dari Chartres (SPC)

Pada Triduum hari kedua, para peserta calon penerima sakramen Krisma diajak kembali untuk menghayati dan merefleksikan seperti apakah hidup menurut daging dan hidup munurut Roh Allah. Hidup menurut daging adalah hidup yang hanya memikirkan hal-hal duniawi. Dengki, iri hati, hawa nafsu, keserakahan, amarah, perselisihan dan perseteruan merupakan contoh hidup menurut daging. Hidup seperti ini bertentangan dengan kehendak Allah. Maka untuk menjadi saksi-saksi Kristus, para calon penerima sakramen Krisma diajak untuk menjauhkan diri dari hidup menurut daging.

Pada peserta diharapkan bisa menjalani hidup menurut Roh Allah yakni hidup yang didasarkan pada buah-buah Roh seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Sikap-sikap seperti inilah yang harus melekat dalam diri setiap pengikut Kristus dan yang ingin menjadi saksi-saksi Kristus di tengah dunia.

Seusai triduum, para calon penerima sakramen Krisma langsung diarahkan untuk melakukan pengakuan dosa. Pengakuan dosa ini sebagai sarana mereka menyesali serta menanggalkan hidup menurut daging dan mengusahakan untuk hidup sesuai dengan kehendak Roh Allah. Selain itu juga agar rahmat sakramen Krisma yang akan mereka terima, memampukan mereka untuk menjadi saksi-saksi Kristus yang sejati.

Hari Ketiga, 06 September 2023

Pemandu : Suster-Suster Religius Maria Imakulata Misionaris Claretian (RMI)

Pada triduum hari ketiga, para calon penerima sakramen Krisma diajak menghayati dan merefleksikan bagaimana menjadi dewasa dalam iman. Menjadi dewasa dalam iman berarti bertumbuh menjadi manusia yang selalu mengandalkan Tuhan dalam hidupnya. Singkatnya, dalam triduum hari terakhir ini, para calon penerima sakramen Krisma diarahkan agar hidupnya bertumbuh serta menghasilkan buah-buah yang baik dan kemudian menjadi berkat bagi sesamanya. Dengan demikian, banyak orang bisa melihat dan menemukan Kristus dalam hidup  dan kesaksian-kesaksian mereka.

Liputan dan foto oleh Robert Dwiyanto S. Perwira

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *