Rekoleksi Calon Penerima Komuni Pertama 2018 di Gereja Marganingsih

[dropcap]K[/dropcap]OMSOS-GMK. Bertempat di Skolastikat SCJ Kenthungan, pada hari Minggu, 20 Mei 2018 telah diadakan rekoleksi untuk calon peserta komuni pertama yang berjumlah 130 anak. Rekoleksi dipandu oleh Frater Nuel dan Bruder Widodo.

Peserta Rekoleksi Calon Penerima Komuni Pertama

Perserta rekoleksi adalah calon penerima komuni pertama yang didampingi oleh para orangtua. Seperti halnya anak-anak, orangtua juga turut menerima pembekalan supaya semakin dapat berperan dalam meneguhkan anak-anak yang hendak menerima komuni pertama.

Pembimbing Rekoleksi

Tempat rekoleksi untuk anak-anak dan orangtua juga dipisahkan untuk efektifitas kegiatan. Calon penerima komuni pertama ditempatkan di Aula dengan pengisi rekoleksi adalah Frater dan Bruder. Sedangkan orangtua bertempat di Kapel dengan pembicara adalah para Suster.


Pada akhir rekoleksi, diselenggarakan misa penutupan pada pukul 12.00 yang dipersembahkan oleh Romo Ambrosius Wagiman Wignyasumantara, Pr atau yang sering disapa Romo Wignya.

Dalam homilinya, Romo Wignya menjelaskan bahwa warna liturgi hari ini adalah melambangkan lidah- lidah api. Salah satu lambang Roh Kudus selain merpati, angin dan air.
Roh Kudus turun untuk membimbing kehidupan kita semua. Secara khusus, Romo Wignya meyakini bahwa bagi anak- anak yang ingin menjadi seorang biarawan-wati adalah juga merupakan dorongan dari Roh Kudus. Roh Kudus turun melalui keluarga-keluarga yang merupakan seminari dasar.


Roh Kudus dulu tercurah saat Pentakosta kepada para rasul. Dan sekarang Roh Kudus tercurah kepada kita semua. Romo Wignya juga berpesan kepada anak- anak calon penerima komuni pertama agar di saat mengikuti perayaan ekaristi sudah siap untuk menerima Roh Kudus sehingga dapat menjadi pewarta akan kabar baik dari Allah.

Kegiatan rekoleksi calon penerima komuni pertama ini adalah merupakan bagian dari agenda panitia kerja Bidang Pewartaan. Kegiatan rekoleksi kali ini dipimpin oleh FX Suparjo.


Penerimaan Komuni Pertama sendiri akan diselenggarakan pada tanggal 3 Juni 2018 di Gereja Marganingsih, Kalasan.

Tulisan dan foto Monica Aurelia

Adrian Diarto

Meskipun apa adanya, pengalaman selalu menghamparkan harta karun untuk dikagumi. Pun bila tampak kecil dan sederhana. Atau bahkan biasa-biasa saja. Banyak menulis tentang hal sehari-hari yang sering terabaikan dan berlalu begitu saja.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *