Peserta Antusias Mengikuti Pelatihan Pembuatan Video dengan HP.

Hari Minggu, 23 Februari 2020, KOMSOS bekerja sama dengan LITBANG Gereja Maria Marganingsih Kalasan mengadakan pelatihan pembuatan video dengan HP, menggunakan aplikasi Kinemaster. Acara yang berlokasi di ruang pasturan Gereja Maria Marganingsih Kalasan ini dimulai pukul 10.30 WIB dan baru berakhir pada pukul 14:00. Peserta yang merupakan perwakilan lingkungan mencapai 40 orang. Peserta dari berbagai latar belakang usia, pendidikan dan pekerjaan terlihat sangat antusias mengikuti sesi pelatihan yang dipandu oleh Yusup Priyasudiarja, ketua tim pelayanan KOMSOS-GMMK

Acara dimulai dengan doa pembukaan yang dipandu oleh Gus Nanang. Selanjutnya disampaikan sambutan singkat dari wakil ketua 2 DPP yaitu St. Sunaryo. Sementara itu Christoper Sutanto Prabowo, ketua bidang LITBANG, menyampaikan tujuan dari pelatihan yang berkaitan dengan pembuatan video profil lingkungan untuk data base digital gereja. Harapannya, semua umat mengetahui keberadaan lingkungan tersebut dan secara tidak sadar menjadi salah satu aset paroki dalam hal lingkup gereja.

Dijelaskan pula adanya lomba pembuatan video profil lingkungan yang akan diadakan bulan Mei 2020 mendatang. Video setidaknya berisi kondisi geografis demografis lingkungan serta dinamika lingkungan dari masing-masing peserta. Kemudian hal itu menjadi PR (Pekerjaan Rumah) dari masing-masing lingkungan untuk membuat video tersebut sesudah pelatihan usai.

Sesi pelatihan dimulai dengan beberapa teknik praktis membuat video professional serta permasalahan apa saja yang dialami ketika akan melakukan take pada suatu objek yang dijadikan konten video. Dalam sesi ini peserta diminta untuk melakukan praktek langsung dengan memvideo kegiatan pelatihan dan mewawancarai salah satu peserta yang dijadikan narasumber. Kemudian peserta diminta untuk mengedit video untuk menjadikan konten video yang baik dan berkualitas.

Berbagai tips and trick yang diberikan oleh Yusup Priyasudairja selaku pengisi acara kepada perwakilan dari setiap lingkungan bertujuan agar peserta bisa menghasilkan video yang positif dan berkualitas. Teknik pengambilan video juga perlu diperhatikan, contohnya bagaimana caranya agar hasil video tersebut tidak getar (gempa), misalnya, dengan menggunakan bantuan lengan, tahan nafas, mencari sandaran seperti meja atau tembok, dan bisa juga menggunakan alat tambahan seperti tongsis, tripod atau stabilizer (gimbal).

Dijelaskan pula beberapa etika ketika pengambilan video yang profesional, misalnya, isi dari video sebaiknya “tidak bocor”. Kemudian jika berencana mewawancarai nara sumber sebaiknya meminta ijin terlebih dahulu perihal apa saja yang akan diliput. Di samping itu, konten video seharusnya tidak mengandung aspek kekerasan. Hal-hal tersebut sangat penting diperhatikan supaya tidak melanggar etika pembuatan video.

Sesi pelatihan selanjutnya diisi dengan cara mengedit video, menyisipkan teks, mengisi opening dan closing teks, mengolah transisi, memasukan audio, menghapus audio, dll. Peserta diminta untuk mengerti fungsi dari setiap simbol-simbol yang tertera dalam aplikasi, seperti simbol gunting yang bertujuan untuk trim video, kemudian simbol speaker untuk edit suara, dan tentu efek-efek yang akan dimasukkan ke dalam video yang bertujuan menghasilkan video yang menarik dan enak ditonton.

Pelatihan ini menggunakan konsep “collaborative learning’ bukan “competitive learning’’ dimana setiap peserta diajak untuk bekerja sama untuk saling membantu dengan dipandu tim Komsos. Terlihat peserta sangat antusias bertanya selama mengikuti pelatihan. Di akhir sesi pelatihan, beberapa hasil karya video dari peserta ditampilkan untuk dievaluasi bersama.   

Pelatihan serupa dengan peserta berbeda akan kembali digelar pada hari Minggu 15 Maret 2020 di ruang pasturan Gereja Maria Marganingsih Kalasan. Harapannya, kelak semua peserta akan siap untuk membuat video profil lingkungan masing-masing.

‘’Jangan pernah malas untuk mencoba hal yang baru karena pasti dapat memperluas wawasan kita.’’ Salam KOMSOS.

catatan: Liputan oleh Grabriela Dea, foto oleh Monica Aurelia

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *