413 St. Yusup Tegalbojan: Doa lingkungan

Pada hari Kamis, tanggal 18 Januari 2024, kami, umat lingkungan Santo Yusup beribadat di rumah Budi Sri Sundari. Pada ibadat kali ini, doa dipimpin oleh Bapak Prodikon Yosep Sulisprihandoko dan lagu oleh Ibu Cicilia Karyani. Ibadat dibuka dengan lagu dari Madah Bakti no 166, lagu antar bacaan dari Madah Bakti no 211 dan lagu penutup dari Madah Bakti no 304. Sementara itu, bacaan 1 dibacakan oleh Theodora Betty dan doa umat oleh Maria Budi Triyatini.

Renungan bacaan mengambil tema tentang “PERCAYA DAN DIBAPTIS” (Mrk 16:15-18). Pesta Bertobatnya Santo Paulus, Pertobatan Saulus menjadi Paulus sungguh sangat Istimewa. Kala itu, ia sedang dalam perjalanan menuju Damsyik untuk mengejar, menangkap, dan membunuh jemaat Kristen. Dalam pengejaran jemaat Kristen, tiba-tiba ia mengalami penampakan Tuhan Yang Mulia. Perjumpaan dengan Kristus ini, mengubah orientasi hidupnya dari seorang penganiaya, pembelok, menjadi pembela dan pewarta iman akan Kristus – dari seorang pengejar dan pembunuh menjadi pengajar dan Pembina jemaat. Semuanya itu terjadi karena rahmat Kristus yang dicurahkan kepadanya secara cuma-cuma.
Paulus sendiri mengungkapkan jati diri sebagai orang Yahudi, yang lahir di Tarsus dan dididik di bawah bimbingan Gamaliel dalam hukum Taurat. Perjumpaan dengan Kristus dalam sinar yang menyilaukan dan membuat dia menjadi buta ini, sungguh menyadarkan akan kuasa Ilahi. Dialog dengan Kristus, membuat Dia paham akan siapakah Yesus itu. Ia lalu bertobat, dibaptis, dan menjadi saksi serta pewarta kebenaran iman.

Yesus mengutus kesebelas murid untuk pergi ke seluruh dunia mewartakan Injil. “Pergilah keseluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala mahkluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa tidak percaya akan dihukum.” Sungguh dampak iman kita kepada Yesus itu luar biasa. Iman yang menyelamatkan kita dan mendatangkan rahmat Istimewa. Mereka yang percaya kepada Yesus diberi daya kuasa Ilahi, yakni mengusir setan demi nama-Nya dan bicara dalam bahasa-bahasa yang baru, serta menyembuhkan yang sakit dan mereka akan terbebas dari bahaya maut.

Pertobatan Paulus hari ini menyadarkan kita akan kuasa Allah yang mengubah hidup dan mengampuni kita. Ia menjadi pewarta Injil yang tangguh dan menghasilkan banyak pertobatan. Kita pun dipanggil untuk bertobat agar menghasilkan buah berlimpah bagi sesama, meskipun harus melewati banyak tantangan. Mewartakan injil bukan hanya saat doa atau di gereja saja, tapi harus menjadi saksi Kristus, memotivasi anak-anak agar hormat pada orang tua, dan juga santun dalam tindakan dalam hidup sehari hari. Apakah segala tindakan yang kita lakukan sudah sesuai dengan ajaran Kristus? Setiap tindakan yang akan kita lakukan, harus mencerminkan bahwa kita adalah murid Yesus.

Tuhan bimbinglah kami dalam pertobatan sejati, tuntunlah kami agar tidak lengah serta tidak jatuh dalam godaan. Semoga kami yang hari ini merayakan pertobatan Paulus, makin mendekati Engkau seturut teladannya dan mejadi saksi kebenaran-Mu bagi dunia. Apakah Anda berani menjadi saksi Tuhan Yesus?

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *