404 St. Andreas Kujonsari: Mengenal Sejarah Jalan Salib

Jalan Salib yang dikenal sebagai Via Dolorosa atau Jalan Penderitaan merujuk pada devosi penggambaran masa-masa terakhir Yesus. Jalan Salib mulai diperkenalkan oleh para biarawan dari Ordo Fransiskan (OFM) pada abad ke 14, terlebih sejak St. Fransiskus Asisi mengalami stigmata.

Pada mulanya, tidak ada perhentian-perhentian pada jalan salib. Bahkan, masing-masing kelompok umat menawarkan sejumlah perhentian berbeda dan menetapkannya pada lokasi yang berbeda pula. Sampai akhirnya, pada abad ke 18, Paus Klemens XII menetapkan jumlah dan lokasi perhentian Jalan Salib secara definitif sampai sekarang. Ibadat Jalan Salib juga kini lekat dengan tempat-tempat peziarahan Katolik, misalnya Gua Maria atau Gereja.

Sejarah Jalan Salib secara singkat di atas disampaikan oleh Putut Tri Sakti, sebelum memimpin Doa Rosario kali ini. Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Kamis, 26 Oktober 2023 pukul 19.00-20.00 di rumah Ketua Lingkungan, yaitu Ignatius Wicaksono Suryo Putro. Sekitar 25 umat Lingkungan Andreas dari anak-anak, remaja, dewasa hadir dalam pertemuan tersebut dengan semangat yang berkobar.

Doa Rosario kali ini terasa lebih dijiwai karena adanya paparan terkait sejarah jalan salib tersebut. Semoga dengan mengenal sejarah jalan salib, semakin membuat kita memahami dalamnya makna jalan salib ini. Selain itu semoga kita mampu membuka diri dalam banyak hal terkait sejarah yang berhubungan dengan gereja dan ajarannya.

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *