011 Brayat Minulyo Kadirojo II: BKSN ke-4 – Aktif di Gereja sebagai Bentuk Cinta kepada Tuhan

Sarasehan BKSN ke-4 ini dipimpin oleh Antonius Mulyono di rumah Hari. Tema BKSN ke-4 ini adalah tentang mempersatukan yang diambil dari Yoel  2: 28-32.  Umat Allah akan dicurahi Roh Allah sehingga semua orang tanpa terkecuali bisa melakukan nubuat dan mendapatkan penglihatan-penglihatan. Setelah menjawab semua pertanyaan diskusi dan pendalaman KS, sarasehan ditutup oleh 3 sharing iman dari umat.

Umat bernama Tyas mengsharingkan bagaimana dia sebagai babtisan dewasa pernah ditolak oleh romo untuk dibabtis padahal Tyas pada waktu itu sudah menjabat sebagaii ketua mudika. Setelah diskusi selama 2 jam dengan romo waktu itu, ternyata alasan utama adalah karena belum ada tanda tanga persetujuan dari ortunya Tyas.

Sharing berikutnya disampaikan oleh Titik saat masih berjuang untuk mendapatkan tandatangan dari suami supaya bisa memperbaharui pernikahan dan pada akhirnya berhasil dan diperkenankan menerima tubuh dan darah Kriatus. Sementara itu umat lain bernama Yudha mensharingkan bahwa kepedulian dan keterlibatannya dalam hidup menggereja sudah terlambat maka untuk itu sekarang dia aktif hidup menggereja bukan untuk kemuliaan Tuhan karena Tuhan sudah mulia. Namun dia berusaha  aktif karena kepentingan dan kesadaran Yudha sendiri yakni sebagai bentuk cinta nyata kepada Tuhan.

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *